Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Kritik IMM Terhadap Konstitusi dan Pemerintah

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa tengah, wacanakanDarus Siyasah (Diklat Politik). Wacana itu muncul bertemakan “Manifesto Gerakan Ikatan Berbasis Konstitusi” 27– 29 Desember 2013. Acara ini diikuti oleh pimpinan komisariat se-Jawa tengah sebanyak 35 s/d 40 peserta.
Tak tanggung—tanggung, acara kali ini DPD Jateng mengundang Prof Din Syamsudin Ketum PP Muhammadiyah, Zamzam Muh Fuad, S.Ip, Bidang Litbang Pusat Kajian Pancasila, Edi Faisol Ketum DPD periode 2004—2006 sekarang wartawan Tempo, dkk.
Masing – masing pemateri memaparkan berbagai gagasan dalam rangka mencapi tujuan IMM kedepan. Materi pertama disampaikan oleh Prof. Din Syamsudin yang bicara gerakan Muhammadiyah pra kemerdekaan dan kekinian. “politik idealnya berkaitan dengan nilai keagamaan, kebangsaan, nilai kebudayaan dan mempunyai corak keislaman”. Beliau pesan pada kader IMM untuk tidak bermain politik praksis, karena zaman sekarang zamnya politik is the power of money.

Lebih lanjut Zamzam dengan bahasan tentang Konstitusi dan Agenda Dekolonisasi Intelektualnya. “Upaya tepat implementasi Pancasila dan UUD’45 salah satu metodenya yaitu dekolonisasi intelektual”. Mengingat penjajahan kekinian tidak lagi menggunakan fisik ataupun perang, tapi lewat kebudayaan. Sehingga counter intrelektual dan politik perlu di massivkan kembali seperti ; budaya baca buku, menulis dan diskusi.

Lain halnya Yudi haryono, dengan tema Oligarki dan Kartel Pemerintahan. Beliau lihat : konstitusi (Pancasila dan UUD’45) tidak lagi menjadi alat pemersatu bangsa, artinya makna pancasila telah luntur dikalangan masyarakat. Penyebab ini semua adalah para kartel (read : pengepul) dalam pemerintahan maupun pengusaha yang membuat kesepakatan isi UU yang kerap kali diamandemen. Tujuannya jelas yaitu memperlancar para kapitalisme beroperasi tanpa melihat effek di masa yang akan datang. Yang penting uang pelicin Gede.

Terkait wacana kebobrokan sistem pemerintah di atas, Edi Faisol mengutarakan hal senada. “Tak ada bedanya zaman VOC (Hindia—Belanda) yang memeras rakyat pribumi dengan sekarang. Pemerintah sekarang ini justru lebih mebuka lebar peluang korporasi asing untuk eksploitasi SDA kita”. UU Penanaman Modal Asing (PMA), No. 1 2007 telah di setujui SBY dengan dalih meningkatkan stabilitas ekonomi dari pajak perusahaan. Padahal para investor justru akan merusak ekosistem dan sumber daya tanah air. Hal ini memacu munculnya Borjuis Comprador (baca : kapitalis dalam negeri) yang telah ekspansi dan berubah menjadi imperialisme.

Melihat realitas yang tidak karuan di atas, salah satu pembicara mengutarakan bahwa “salah satu jalan yang perlu ditempuh  dalam menghadapi kemelut bangsa saai ini  yaitu membudayakan budaya literasi (baca, nulis, diskusi). Hal inilah yg perlu dibenahi sebagai penyadaran kolektif akademisi untuk mengasah gagasan-gagasan kritis. Gagasan kritis demi Indonesia yang maju, berdaulat, adil, makmur dan bermartabat.[]

Debat Intelektual Tetang Pro dan Kontra Hacking

Hey Guys and Gentlemen... Aku mau share terkait hasil potret minggu lalu. Kali ini saya ingin kasih berita hasil debate intelektual. setidaknya dalam acara tersebut dihadiri 13 team untuk merebut kemenangan.

Berikut adalah cuplikan materi final yang dilombakan di puncak acara dengan tema "Hacking". Punten kalau masih ada salah-salah dalam penyusunan kata-kata... Hhhhee

Do you know what a hacker is? Well, a hacker is a person who enjoys exploring the details of programmable systems on computers and they like to strace the capability of the systems. And you know what the activities the do in the computers are called “hacking”.

So, what’s the problem with  ‘hacking and its hackers’? well, the problem is whether ‘hacking and its hackers’ is legal or ilegal? What I mean is that people in the world have many different views about hacking and the hacker.  Some of them tabbed but many object.

To get back to what I was saying previousely, let us see the positive point of a hacker, shall we? Although in most places breaking into computers system  is consisdered   illegal, I believe that hackers don’t do anything illegal because they only want to know and try the system. I dare to say that a hacker likes finding the streghts and the weakness of a computer system.  They feel proud if the can the weakness. So I don’t really see the crimes in this case.  In addition, these hackers sometimes help the police catch ‘white collar criminals’ such as bank robbers, money launderers, credit card forgers. For example, in 2000, the U.S. hackers caught some Singaporean hackers who made “Virus Love’ to break up the programs of the U.S. National Security system.

Nevertheless, those who object to the good points of a hacker say that hacking is a crime. The reason is that some hackers use their briliant skills to break into banks and other vital institusion where they can get money, destroy information, and the worst thing is they can get secret information and sell it to another country. This is a treachery.

Take for example, in 1994, the U.S goverment broke a condpiration of computer hackers out of Majorca, Spain. These hackers were responsible for accesing and elimination 190.000 telphone credit card numbers over computer bulletin boards in America and Europa. Seeing this fact, I don’t blame those who think negatively about hackers.

To put the whole thing in a nutshell, I personally think that hackers are not bad people with their brilliant skills. However, they could be bad because of money orientation to get hackers. That’s just the point. (History when I still Senior High School)
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Nurohmat 'Blog - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger